Jumat, 18 April 2014

Manusia dan Cinta Kasih


A. PENGERTIAN CINTA KASIH

Cinta adalah rasa suka, rasa sayang, serta rasa kasih yang sangat tertarik pada hatinya. Sedangkan Kasih adalah rasa sayang atau cinta kepada seseorang dan menaruh belas kasihan. Walaupun Cinta Kasih mengandung arti yang sama,namun terdapat perbedaan diantara kedua kata tersebut. Seperti Cinta yang memiliki arti yang lebih dalam,dan Kasih memiliki arti luarnya yaitu kasih yang mendalam dan diwujudkan secara nyata. Sedangkan menurut KBBI Cinta adalah  suka sekali; sayang benar. Dan Kasih adalah perasaan sayang. Jadi Dua kata tersebut memiliki Keterkaitan satu sama lain. Cinta Kasih adalah perasaan Bawaan manusia terhadap Manusia yang lainnya. Banyak Cara mengekspresikan perasaan cinta kasih. Yang kadang dapat terjadi secara disengaja atau pun tidak disengaja.

B. CINTA MENURUT AJARAN AGAMA

Begitu banyak cinta menurut pandangan seseorang, dan inilah cinta menurut cerminan agama. Dalam kehidupan manusia, cinta menampakkan dirinya dalam berbagai bentuk. Dasarnya Agama memberikan cinta kepada manusia. Dalam kehidupan manusia cinta bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran yaitu :

1.      Cinta kepada ALLAH, merupakan puncaknya cinta manusia yang paling bening, paling suci, dan spiritual. Cinta kepada Allah merupakan rindu kita Kepada-Nya. bukan hanya dalam sholat, pujian, maupun doa namun tindakan dan tingkah laku kita baik dimata Allah untuk mendapatkan penerimaan serta ridho-Nya. Memberikan cinta yang tulus kepada Allah kita akan mendapatkan ridho dan ketulusan yang setimpal.

2.      Cinta kepada RASUL, merupakan cinta kasih kita terhadap utusan Allah. Rasul di utus Allah sebagai rahma bagi seluruh alam semesta ini merupakan peringkat ke dua setalah cinta kita kepada Allah.

3.      Cinta kepada diri sendiri, merupakan cinta yang erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri sesuai menurut ajaran agama. Dengan begitu, manusia akan lebih terjaga karena ada rasa untuk lebih menghargai diri sendiri.

4.      Cinta kepada sesama manusia, merupakan cinta yang penuh keserasihan dan harmonis kepada manusia lain. Allah memberikan isyarat kepada manusia tentang kecintaan manusia terhadap diri sendiri maupun terhadap sesama manusia. Dalam Al-Qur’an menyerukan kepada orang-orang yang beriman agar saling mencintai dirinya sendiri maupun mencintai sesama manusia menurut ajaran Agama.

5.      Cinta seksual, merupakan cinta dengan dorongan seksual yang memiki fungsi penting yaitu untuk melahirkan keturunan demi kelangsunan jenis. Semua akan terjadi lewat dorongan yang sah yaitu perkawinan.

6.      Cinta kebapakan, merupakan cinta maupun kasih sayang yang sangat erat dari seorang ayah terhadap anak-anaknya. Cinta kebapakan dalam Al-Quran menjelaskan tentang kisah Nabi Nuh as betapa cintanya beliau kepada anak-anaknya.



Dalam keyakinan umat Buddhis, cinta kasih disebut juga metta.

Cinta kasih yang diajarkan oleh Sang Buddha adalah cinta kasih yang universal. Berbeda dengan cinta yang Anda rasakan saat anda menyukai seseorang lawan jenis. Cinta Anda pada lawan jenis memiliki sifat kemelekatan atau keinginan untuk memiliki secara kekal, terpengaruh oleh emosi-emosi keduniawian, dan ada rasa pamrih, serta nafsu. Sedangkan cinta kasih yang universal adalah cinta kasih untuk semua makhluk, seperti sesama manusia, pada hewan, serangga, tumbuhan, orang tua, saudara, kawan, bahkan musuh atau makhluk iblis sekalipun.

Dijelaskan dalam Mettā Sutta, Khuddakapāñha, Khuddaka Nikāya :

“Cinta kasih adalah bagaikan seorang ibu yang mempertaruhkan nyawanya, melindungi putra tunggalnya. Demikianlah terhadap semua makhluk, dikembangkannya pikiran cinta kasih tanpa batas, ke atas, ke bawah, dan ke sekeliling, tanpa rintangan, tanpa benci dan permusuhan.”

Sang Buddha mengajarkan cinta kasih yang universal sebagai dasar utama. Cinta kasih ini haruslah dikembangkan dengan sebaik-baiknya dengan motivasi yang benar. Cara terbaik mengembangkan cinta kasih, yaitu:

“Cinta kasih seharusnya dikembangkan melalui pikiran, ucapan, dan perbuatan”

C. KASIH SAYANG

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kita terhadap sesorang. Kasih sayang merupakan hal yang mendasar dalam sebuah perasaan manusia. Kasih sayang adalah sebuah keniscayaan yang mengiringi kehidupan umat manuisa di muka bumi ini. Sejarah penciptaan manusia dari awal hingga detik ini tidak dapat dipisahkan dari rasa kasih sayang. Adanya regenerasi kehidupan manusia dari zaman ke zaman juga merupakan bukti eksistensinya rasa saling menyayangi antara individu satu dengan lainnya.

TERINGAT DIRIMU SELAMANYA
Oleh Eggady Peterson

Dalam luang waktu ku coba lupakan
Sejenak memendam kisah lama yang silam
Melihat pelangi yang kini t'lah kelam
Gelap gulita dan sunyi mencekam

Nampak hadirmu dalam ingatan
Terlihat jelas tapi menyakitkan
Walau terasa kau ku dambakan
Membuat aku dalam kesepian

Meski kau ku cinta tapi tak sebaliknya
Kau yang ku puja takkan terlupa
Seringkali kau nampak senangkan
Dan tak jarang kau juga menyakitkan

Kerinduan ini membuatku gila
Kehilangan dirimu sebuah luka
Berangan aku tuk selamanya
Hingga mati pun slalu bersama

Dan mungkin seandainya nanti
Mentari tak bersinar lagi
Kau tetap dan s'lalu disisi
Menemaniku dalam indahnya surgawi

Dalam puisi terebut menceritakan betapa rindunya penulis terhadap kekasih hatinya. Didalam kesendiriannya penulis selalu teringat pada baying indah kekasih hatinya itu. Penulis mengingat masa-masa indah saat bersama pujaan hatinya tapi penulis ingin memendah semua masa lalu itu. Mengingat kekasih hatinya itu penulis merasa sakit hati yang amat mendalam karena tak terbalasnya lagi kasih cinta itu. Kerinduan penulis membuatnya semakin tertekan dan hilang kendali membuat luka dihati yang sulit untuk dihilangkan. Penulis seperti berjanji bahwa tidak ada yang lain selain kekasih hatinya tersebut apapun yang terjadi penulis akan selalu mencintainya selamanya.

D. KEMESRAAN

Kemesraan berasal dari kata mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan merupakan hubungan yang akrab baik antara pria dan wanita yang sedang dimabuk cinta. Kemesraan ini bisa menimbulkan daya tarik tersendiri, kemesraan pun juga bisa membuat kita semakin ingin terus maju untuk melakukan yang lebih baik. Dengan sentuhan-sentuhan ringan bisa dikatakan seorang itu mesra, seperti bergandengan tangan dengan keluarga, kerabat, teman, atau kekasih. Dan cinta kasih dapat membuat kita merangsang keinginan bersatu secara seksual. Kemesraan sendiri juga bias diartikan sebuah hasil dari gabungan kasih sayang antar manusia.  Banyak teori yang mendefinisikan sebuah makna kemesraan. Kemesraan sendiri adalah ekspressi tulus dari sebuah wujud Cinta. Kemesraan bisa memotivasi, mengubah, dan membahagiakan seorang manusia.  Kemesraan bisa menjadi inspirasi besar seorang seniman.

E. PEMUJAAN

Pemujaan adalah salah cinta manusia kepada Tuhannya yang diwujudkan dalam betuk ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhannya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini merupakan karena pemujaan kepada Tuhan adalah inti dari makna kehidupan yang sebenarnya. Setiap manusia pasti memiliki bentuk pemujaan yang berbeda-beda karena manusia sendiri mempunyai kepercayaan dan keadaan yang berbeda.

F.  BELAS KASIHAN

Belas kasihan merupakan emosi yang muncul ketika manusia melihat manusia lain yang sedang kesulitan. Perasaan ini merupakan usaha untuk mengurangi kesulitan orang lain. Perbuatan kita yang menaruh sifat Belas Kasian terhadap orang lain yang membutuhkan. Belas kasihan ini memang dianjurkan oleh agama kita, sangkut pautnya dengan cinta bukan berdasarkan dengan rasa iba melainkan rasa untuk lebih membantu seseorang agar mendapatkan apa yang ia mau.

G.   CINTA KASIH EROTIS

Cinta kasih erotis yaitu merupakan cinta kasih antar orang-orang yang sama sebanding. Pada hakekatnya cinta kasih erotis sifatnya eklusif bukan universal dan bentuk cinta kasih paling tidak dapar dipercaya. Cinta kasih erotis kerap kali dicampurkan dengan pengalaman yang eksplosif berupa jatuh cinta. Pada umumnya, jika kita benar-benar menyanyangi seseorang kita akan rela melakukan apapun dan akan tetap menjaga orang yang kita cintai tersebut untuk kita. Cinta Kasih Erotis bisa juga dikatakan sebuah sinergi dari perasaan Cinta kasih yang berlaku untuk semua orang. Bisa kita ambil kesimpulan ialah intinya adalah sebuah Cinta Kasih erotis dapat berjalan beriringan dengan sebuah Cinta Kasih yang merobohkan sebuah perbedaan satu sama lain. Dan memperluas jalinan cinta kasih berupa rasa empati terhadap orang lain.

Terimakasih dan mohon maaf jika ada kesalahan pada penulisan. 

Sumber Referensi:
Al-Quran dan Terjemahan
Karaniya Metta Sutta
www.lokerpuisi.web.id
Buku Ilmu Budaya Dasar oleh. Widyo Nugroho Achmad Muchi (Universitas Gunadarma)



Kamis, 27 Maret 2014

Analisis puisi Kerendahan Hati karya Taufik Ismail

Analisis puisi "Kerendahan Hati" karya Taufik Ismail


 Kerendahan Hati
Oleh: Taufik Ismail

Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah saja rumput, tetapi rumput yang
Memperkuat tanggul pinggiran jalan
Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air
Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya….
Bukan besar kecilnya tugas yang menjadikan tinggi
Rendahnya nilai dirimu
Jadilah saja dirimu….
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri
Analisis Puisi
Jadilah Diri Sendiri

-          Dalam puisi “Kerendahan Hati” karya Taufik Ismail menceritakan tentang kehidupan yang baik untuk seseorang yaitu menjadi pribadi yang rendah hati dan dalam hidupnya bisa selalu bermanfaat bagi orang lain, selalu menjadi diri sendiri sebaik-baiknya diri sendiri.
-           Puisi “Kerendahan Hati” karya Taufik Ismail ini bertemakan tentang kerendahan hati seseorang.
-            Puisi “kerendahan Hati” karya Taufik Ismail ini menggunakan bahasa konotasi atau bahasa yang memiliki makna yang bukan makna sebenarnya.
-           Rima yang digunakan dalam puisi “Kerendahan Hati” tersebut adalah rima bebas.
-          Citraan yang digunakan dalam puisi “Kerendahan Hati” tersebut adalah penglihatan yaitu pada larik yang berisi “Yang tegak di puncak bukit” itu membuktikan citraan yang digunakan adalah penglihatan.
-           Majas atau gaya bahasa yang digunakan pengarang dalam puisi tersebut terdapat beberapa majas seperti majas personifikasi yaitu pada larik “Jalan setapak yang membawa orang ke mata air” disini pengarang membuat suatu benda yang tidak hidup seolah-olah hidup. Terdapat juga majas metafora yaitu pada larik “Menjadi jalan raya” dan juga terdapat majas hiperbola yaitu pada larik “Tidak semua kapten menjadi kapten”.
-           Dalam puisi tersebut terdapat 4 bait, setiap bait memiliki jumlah larik yang berbeda yaitu 4 larik pada bait pertama, 3 larik pada bait kedua, 4 larik pada bait ketiga, dan 6 larik pada bait terakhir.
-          Latar belakang dari puisi tersebut adalah umumnya dalam kehidupan masyarakat, seseorang selalu berperilaku sombong dan hidupnya tidak membeikan manfaat kepada orang lain.
-          Tujuan dari puisi tersebut adalah mengajarkan seseorang untuk selalu rendah hati dan selalu bermanfaat bagi orang lain.    


Puisi tersebut memberikan pesan pada pembaca untuk selalu menjadi orang yang rendah hati, meskipun tidak dalam cakupan yang terlalu besar dan selama hidup mereka bisa bermanfaat bagi orang lain. Selalu ada kesempatan bagi seseorang untuk memanfaatkan bidang lain yang mungkin bisa kita lakukan.

Selasa, 18 Maret 2014

Suku Mentawai (Sumatera Barat)



Suku Mentawai

Suku Mentawai terdapat di kepulauan Mentawai yang terdiri dari pulau-pulau yaitu Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai Selatan.
Secara geografis, letak kepulauan Mentawai berhadapan dengan Samudera Hindia. Jarak kepulauan Mentawai dari Pantai Padang lebih kurang 100 kilometer.  Secara turun temurun, suku Mentawai hidup sederhana di dalam sebuah Uma. Uma merupakan rumah yang terbuat dari kayu pohon. Arsitektur bangunan rumah Mentawai berbentuk panggung.

Manusia Suku Mentawai

Dalam beberapa pandangan tentang asal usul masyarakat Mentawai, ada yang mengatakan bahwa masyarakat Mentawai berada dalam garis orang polisenia. Menurut kepercayaan masyarakat Siberut, nenek moyang masyarakat Mentawai berasal dari satu suku/uma dari daerah Simatalu yang terletak di Pantai Barat Pulau Siberut yang kemudian menyebar ke seluruh pulau dan terpecah menjadi beberapa uma/suku.

Masyarakat Mentawai banyak tinggal di kampung-kampung. Kampung yang terletak di pinggir sungai pedalaman meski ada yang berada di pinggir pantai. Tiap kampung terdiri dari tiga sampai lima wilayah yang disebut perumaan, yang berpusat pada satu rumah adat yang besar atau Uma. Suatu Uma merupakan bangunan yang besar dan megah. Panjang Uma mencapai hingga 25 meter dan lebarnya berkisar 10 meter. Kerangka Uma terbuat dari kayu bakau, lantainya dari batang nibung, dinding rumahnya dari kulit kayu, sedangkan atapnya dari daun sagu. Fungsi dari Uma sendiri adalah sebagai balai pertemuan umum untuk upacara dan pesta adat bagi anggota-anggotanya yang semuanya masih terikat hubungan kekerabatan menurut adat.

Bentuk rumah masyarakat suku mentawai

Masyarakat Mentawai memiliki pandangan hidup, nilai-nilai atau norma yang menjadi landasan dalam praktek kehidupan sehari-hari. Pandangan hidup tersebut berlandaskan pada ajaran Arat Sabulungan. Masyarakat Mentawai mempercayai bahwa seluruh benda yang ada di dunia ini ada pemiliknya terutama benda tersebut yang menyangkut alam, hutan dan lingkungan. Maka sudah menjadi kewajiban untuk kita menjaga benda-benda tersebut. Masyarakat Mentawai menganggap bahwa manusia dan alam sama, dalam arti keduanya harus mendapat perlakuan yang sama. Manusia butuh makan, minum, perhiasan, ketenagaan, keserasian dan keindahan maka alam juga demikian.

Ajaran Arat Sabulungan dalam masyarakat Mentawai tercermin dalam perilaku dan sikap masyarakat yaitu  suka gotong royong, masyarakat Mentawai jujur dan pantang didustai, jika sekali mendustai dan tidak jujur terhadap masyarakat Mentawai maka mereka tidak akan percaya seumur hidup. Dalam hubungan sosial antara masyarakat Mentawai mereka hidup secara damai dan tidak mengganggu satu sama lain. Kerja sama dan solidaritas di dalam masyarakat Mentawai kuat.


Masyarakat Suku Mentawai dengan Tato khas Mentawai

Kebudayaan

Untuk menjabarkan kebudayaan suatu suku tertentu tentu tidak lengkap jika kita tidak membahas semua unsur utamanya, seperti sistem religi sampai kesenian.

A. Sistem Religi

Agama/kepercayaan masyarakat Mentawai adalah Arat Sabulungan. Arat berartiadat dan Sabulungan berarti bulu. Agama ini memiliki pandangan bahwa segala sesuatu yang ada, benda mati atau hidup memiliki roh yang terpisah dari jasad dan bebas berkeliaran di alam luas. Saat ini agama masyarakat Mentawai sudah bervariasi. Hal ini mengingat sudah banyak yang memeluk agama Islam atau Kristen. Dalam pemahaman masyarakat Mentawai bukan manusia saja yang memiliki jiwa.  Hewan, tumbuh-tumbuhan, batu, air terjun sampai pelangi, dan juga kerangka suatu benda memiliki jiwa. Selain jiwa, ada berbagai macam ruh yang menempati seluruh alam semesta, seperti di laut, udara, dan hutan belantara.

B. Sistem organisasi kemasyarakatan dan politik

Dalam hukum adat masyarakat Mentawai terdapat pandangan mengenai hutan. Masyarakat Mentawai memiliki kepercayaan bahwa kawasan seperti hutan, sungai, gunung, perbukitan, hutan, laut, dan rawa memiliki penjaga yaitu mahluk halus isebut lakokaina. Mereka yakin lakokaina ini sangat berperan dalam mendatangkan, sekaligus menahan rezeki.

Dalam melakukan kegiatan beerburu, pembuatan sampan, merambah/membuka lahan untuk ladang atau membangun sebuah uma maka biasanya dilakukan secara bersama oleh seluruh anggota uma dan pembagian kerja dibagi atas jenis kelamin. Setiap keluarga dalam satu uma membawa makanan (ayam, sagu, dll) yang kemudian dikumpulkan dan dimakan bersama-sama oleh seluruh anggota uma setelah selesai melaksanakan kegiatan/upacara.

Masyarakat Mentawai bersifat patrinial dan kehidupan sosialnya dalam suku disebut "uma". Struktur sosial tradisional adalah kebersamaan, mereka tinggal di rumah besar yang disebut juga "uma" yang berada di tanah-tanah suku. Seluruh makanan, hasil hutan dan pekerjaan dibagi dalam satu uma. Kelompok-kelompok patrilinial ini terdiri dari keluarga-keluarga yang hidup di tempat-tempat yang sempit di sepanjang sungai-sungai besar. Walaupun telah terjadi hubungan perkawinan antara kelompok-kelompok uma yang tinggal di lembah sungai yang sama, akan tetapi kesatuan-kesatuan politik tidak pernah terbentuk karena peristiwa ini. Struktur sosial itu juga bersifat egalitarian, yaitu setiap anggota dewasa dalam uma mempunyai kedudukan yang sama kecuali "sikerei" (atau dukun) yang mempunyai hak lebih tinggi karena dapat menyembuhkan penyakit dan memimpin upacara keagamaan.

C. Sistem Pengetahuan

Sejak dahulu masyarakat mentawai selalau memberikan pengetahuan secara turun temurun dari pendahulu mereka. Karena peradaban suku mentawai yang cenderung menutup dari modernisasi dunia luar jadi tentu saja yang diajarkan pada leluhur, orang tua kepada anak anaknya hanya seperti sitem religi mereka, cara berburu dan berladang.

D. Mata Pencaharian

Masyarakat Mentawai memiliki dua mata pencaharian utama, yaitu berburu dan berladang. Dimana dalam berburu mereka menggunakan peralatan seperti busur dan panah, dimana alat-alat tersebut dibuat sendiri dari kayu-kayu yang ada di hutan dengan cara-cara yang tradisional dan dilumuri dengan racun buatan mereka sendiri. Dalam berladang, khususnya dalam berladang sagu, suku Mentawai juga menggunakan peralatan-peralatan tertentu.  Seperti yang kita ketahui sebelumnya, dalam menanam sagu harus disertai dengan tahapan-tahapan tertentu. Seorang warga sedang berburu dengan busur dan panah, sambil mencoba mendengarkan suara buruan.

E. Sistem Teknologi dan Peralatan

Sistem Teknologi dan Peralatan Suku Mentawai bias dikatakan sangat amat tradisonal mereka masih memakai alat alat tradisioanal untuk berlandang, bertani, dan berburu dan tentu saja peralatan tersebut ialah peralatan yang meraka buat sendiri. Contohnya seperti, Busur dan Panah untuk berburu dan tegle, suki, lading, kampak untuk berladang.

Membawa busur dan panah sebagai alat berburu


F. Bahasa dan Literatur
                    
Bahasa Mentawai adalah bahasa serumpun Austronesia yang penuturan bahasa tersebut ada di masyarakat Mentawai, lepas pantai Sumatera Barat. Masyarakat penutur bahasa ini berjumlah sekitar 64.000 jiwa. Bahasa ini berkerabat dengan bahasa Nias di Kepulauan Nias, Enggano di pulau Enggano dan Devayan Lekon di pulau Simalur. Bahasa Metawai juga berkerabat jauh dengan rumpun bahasa Batak.

 Awal mulanya adalah para peneliti linguistik mengelompokkan bahasa Mentawai dalam rumpun bahasa Batak. Hal ini berdasarkan kemiripan bahasa Mentawai dengan Bahasa suku Batak lain. Saat ini, bahasa Mentawai dikelompokkan ke dalam rumpun Bahasa Pesisir Pantai Sebelah Barat Sumatera. Klasifikasi bahasa Mentawai adalah Proto Malayo-Polynesian.

G.  Kesenian

Kebudayaan Mentawai yang saya akan bahas kali ini ialah Seni Tato Mentawai. Orang Mentawai sudah menato badan sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera. Bangsa Proto Melayu ini datang dari daratan Asia (Indocina), pada Zaman Logam, 1500 SM-500 SM. Itu artinya, tato mentawailah yang tertua di dunia.
 Sebutan tato konon diambil dari kata tatau dalam bahasa Tahiti. Kata ini pertama kali tercatat oleh peradaban Barat dalam ekspedisi James Cook pada 1769. Menurut Encyclopaedia Britannica, tato tertua ditemukan pada mumi Mesir dari abad ke-20 SM. Tanda permanen yang dibuat dengan cara memasukkan pewarna ke dalam lapisan kulit itu, ditemui hampir di seluruh belahan dunia.

Dalam catatan Ady Rosa, 48 tahun, dosen Seni Rupa, Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, tato Mesir baru ada pada 1300 SM. Menurut magister seni murni, Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, orang Mentawai sudah menato badan sejak kedatangan mereka ke pantai barat Sumatera. Bangsa Proto Melayu ini datang dari daratan Asia (Indocina), pada Zaman Logam, 1500 SM-500 SM.
Salah satu kedudukan tato adalah untuk menunjukkan jati diri dan perbedaan status sosial atau profesi. Tato dukun sikerei, misalnya, berbeda dengan tato ahli berburu. Ahli berburu dikenal lewat gambar binatang tangkapannya, seperti babi, rusa, kera, burung atau buaya. Sikerei diketahui dari tato bintang sibalu-balu di badannya.
Kedudukan tato diatur oleh kepercayaan suku Mentawai, ‘’Arat Sabulungan’’. Istilah ini berasal dari kata sa (se) atau sekumpulan, serta bulung atau daun. Sekumpulan daun itu dirangkai dalam lingkaran yang terbuat dari pucuk enau atau rumbia, diyakini memiliki tenaga gaib kere atau ketse. Inilah yang kemudian dipakai sebagai media pemujaan Tai Kabagat Koat (Dewa Laut), Tai Ka-leleu (roh hutan dan gunung), dan Tai Ka Manua (roh awang-awang).

Proses Menato Suku Mentawai

Dalam kesimpulan Ady Rosa dan guru besar ITB, A.D. Pirous dan Primadi Tabrani mengenai penelitian mereka, tato Mentawai berhubungan erat dengan budaya dongson di Vietnam. Diduga, dari sinilah orang Mentawai berasal. Dari negeri moyang itu, mereka berlayar ke Samudra Pasifik dan Selandia Baru. Akibatnya, motif serupa ditemui juga pada beberapa suku di Hawaii, Kepulauan Marquesas, suku Rapa Nui di Kepulauan Easter, serta suku Maori di Selandia Baru.
Kesimpulan

Kita sudah bisa membayangkan betapa kaya ragam bangsa kita, Indonesia terdapat suku yang dianggap sebagai suku dengan seni Tato tertua didunia juga betapa kagumnya kita terhadap semua prinsip hidup dan adat istiadat mereka.

Ditengah-tengah apa yang disebut intervensi budaya luar, dengan kuatnya pemahaman system religi dan adat istiadat disana, budaya suku mentawai yang cenderung terkesan tidak individualis serta menonjolkan kehidupan beragama, kehidupan social, kebudayaan yang begitu mengagungkan pastilah terus bertahan. Tentu saja kita juga harus dan sangat perlu melindungi dan melestarikan suku suku yang ada di Indonesia karena dengan adanya keberagaman suku di Negara kita, kita belajar untuk bertolerasnsi terhadap suku budaya lain serta dapat mengenal ataupun mempelajari adat istiadat suku suku tersebut. Menurut Sensus BPS 2010 terdapat 1.340 suku bangsa di Indonesia. Dengan jumlah tersebut kita boleh bangga  akan keaneka ragaman budaya tersebut.




Sumber: http://kebudayaanindonesia.net/id/culture/1134/suku-mentawai
              http://indonesia.go.id/
              http://indonesia.travel/
         Penelitian Budaya Tato Mentawai oleh: Ady Rosa dan guru besar ITB, A.D. Pirous dan  Primadi Tabrani








Senin, 18 November 2013

Peringatan Hari Toleransi Internasional

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Peringatan Hari Toleransi Internasional sebagai pendidikan publik untuk menghidupkan masyarakat bertoleransi digelar Tugu Selamat Datang, Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (16/11). Bersama dengan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Toleransi peringatan Hari Toleransi Dunia juga digelar serentak di beberapa kota di Indonesia, diantaranya Aceh, Makassar, Jakarta, Cirebon, Bandung, Jawa Timur dan daerah lain.

Aksi damai ini juga diikuti jaringan Gusdurian yang membagi-bagikan souvenir berupa bunga dan stiker yang mengkampanyekan pesan toleransi dan semangat Bhinneka Tunggal Ika. Selain itu juga akan digelar berbagai aktivitas mulai dari tanggal 15 sampai dengan 25 November 2013 dalam rangka memperingati Hari Toleransi Internasional.

Dalam aksi damainya aliansi yang terdiri dari berbagai organisasi menyatakan sikapnya untuk bertoleransi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghormati segala perbedaan, menghindari tindak kekerasan dan menghapus segala bentuk kecurigaan dan kebencian agar tercipta keharmonisan di tengah keberagaman baik itu agama, budaya, etnis, keyakinan, gender, dan orientasi seksual.


Selain itu meminta kepada seluruh masyarakat menolak praktek politik diskriminatif dan mawas terhadap kampanye hitam calon presiden dan wakil presiden serta calon legislatif menjelang pemilu 2014 nanti. Mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk berkomitmen menyelenggarakan kehidupan bangsa dan pemerintahan yang menghormati dan menjamin perbedaan, serta menuntut kepada SBY menegur dan menjatuhkan sanksi serius terhadap aparat-aparat yang dipimpinnya yang menerapkan bentuk aturan dan kebijakkan intoleransi dan diskriminatif.

Link Berita Terkait: 

Opini Saya: 
Opini saya kali ini akan lebih cenderung mengenai Toleransi Beragama 
Toleransi umat beragama sangatlah penting untuk menjaga kesatuan bangsa kita. Tujuan yang lebih luasnya lagi untuk menjaga perdamaian dunia. Setiap orang akan sangat sensistif terhadap masalah agama. Oleh karena itu sangat disayangkan sekali kalau banyak nyawa yang akan mati disebebkan oleh perbedaan pandangan yang sejatiya memang berbeda. Jadikan perbedaan itu indah adalah pola pkir yang baik untuk mengawali misi penting menjaga kerukunan antar sesama.
Pola pikir yang baik dan tepat akan membawa kita pada sikap nyata yang tepat. Kita yang hidup di era globalisasi harus mulai terbiasa dengan alur hidup yang serba instan dan beragam. Semakin lama kita harus sadar kalau pilihan itu semakin banyak dan berbeda pendapat itu adalah hal yang wajar. Hak Asasi Manusia di zaman modern ini lebih baik dari sebelumnya sehingga toleransi dalam beragama haruslah ditingkatkan untuk menjaga tiap hak warga negara dengan baik.

Apakah kita sudah bertoleransi?
Ini adalah pertanyaan relfeksi buat kita semua terutama yang mengaku punya agama. Apakah kita sudah menerapkan toleransi beragama dalam kehidupan sehari hari. Contoh toleransi yang nyata bisa kamu lihat disini . Apakah kita sebagai umat beragama sudah merasa aman untuk beribadah? kalau sudah berarti lingkungan tempat anda tinggal sudah bisa menerapkan nilai toleransi yang baik. Lalu Apakah kita tidak di diskriminasi karena agama? kalau kamu tidak mengalami diskriminasi tandanya lingkungan mu sudah baik dalam mewujudkan nilai toleransi.
Satu hal yang harus kita pahami seharusnya kaum mayoritas bisa lebih baik bahkan bisa mengayomi kaum minoritas bukan malah mendiskriminasi mereka.



Sabtu, 16 November 2013

Pelajar Bajak Bus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi kembali mengamankan 33 pelajar terkait pembajakan bus patas P-54 jurusan Grogol-Depok oleh sekelompok pelajar.
"Mereka ditangkap di sekitaran Jagakarsa setelah kami lakukan pengejaran," terang Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Dri Hastuti di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2012) malam.

Senin, 11 November 2013

Indonesia Pasar Besar Jejaring Sosial

Merdeka.com - Di era globalisasi, perkembangan telekomunikasi dan informatika (IT) sudah begitu pesat. Teknologi membuat jarak tak lagi jadi masalah dalam berkomunikasi. Internet tentu saja menjadi salah satu medianya.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial.

Direktur Pelayanan Informasi Internasional Kementerian Komunikasi dan Informasi, Selamatta Sembiring, menyatakan situs jejaring sosial yang paling banyak diakses adalah Facebook dan Twitter. Indonesia menempati peringkat 4 pengguna Facebook terbesar setelah USA, Brazil, dan India

Senin, 04 November 2013

Penertiban Salon Plus-plus

Polisi diminta tertibkan salon plus-plus

Merdeka.com - Maraknya tempat prostitusi dengan kedok usaha seperti salon kecantikan, tempat karaoke, dan refleksi semakin mengkhawatirkan nasib generasi muda. Dengan bermodalkan ratusan ribu, baik pria dewasa maupun yang masih duduk di bangku sekolah bisa merasakan layanan 'ekstra'.

Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Musni Umar mengatakan, mulai menjamurnya bisnis salon plus-plus di kawasan Jakarta ini dinilai akan merusak moral generasi muda dengan melakukan seks bebas pada usia dini. Untuk itu pihak kepolisian diminta harus segera menertibkan bisnis ilegal tersebut sebelum bisnis merambah ke luar Jakarta.